Pantai Batu Tampeh Sampang

Pantai Batu Tampeh, Bira Timur Sokobanah Sampang –- Pertama kali menginjakkan kaki di kota Sampang, yang biasanya hanya aku lewati tanpa berhenti untuk berkenalan dengan kota ini. Akhirnya aku bisa menginjakkan kaki di kota ini, walaupun hanya di daerah pantura. Awalnya ragu untuk ikut teman kerumahnya yang terletak di Bira Timur, Sokobanah Sampang, tetapi pada akhirnya aku ikut kesana sekedar ingin mengetahui daerah pantura Sampang itu seperti apa.

Alhasil setelah sampai ke rumah temanku, aku tidak tahu arah. Semuanya berbanding terbalik dari aslinya. Berbatasan dengan pantai yang bisa dilihat dari rumah temanku adalah kali pertama aku melihat pemandangan seperti itu.

Pemandangan laut yang begitu tenang, pohon-pohon yang melambai dengan elegan dan garis pantai yang tanpa pasir. Mangkanya pantai itu diberi nama Batu Tampeh mungkin karena tidak ada pasirnya hanya batu yang menghiasi di sepanjang pantai. Tetapi itu memberikan harga jual lain untuk sebuah pantai yang biasanya dihiasi pasir.

Pantai Batu Tampeh berada di Bira Timur, Sokobanah Sampang. Pantai yang berada didaerah pantura memiliki keindahan tersendiri, ketenangan yang kita dapatkan ada disini, karena ombak yang tidak terlalu besar dan dengan bangganya pantai ini menunjukkan ketenangan dan keindahan yang tidak kala dengan pantai yang lain.

pantai3

Pantai yang diisi dengan batu-batu bersusun memberikan keindahan pada pantai ini, walaupun tanpa pasir yang menghiasi pantai tersebut. Apalagi pohon yang berjejer dipinggir pantai juga memberikan sesuatu yang berbeda pada tempat ini.

Aku menikmati pemandangan sore itu dengan menghadap ke arah pantai diatas bebatuan pinggir pantai, dan memberikanku sebuah ketenangan saat memandang ke arahnya, sebab desiran ombak yang ada dipantai ini seperti sebuah nyanyian ketenangan yang bisa kita rasakan. Setelah aku puas memandang keadaan laut yang tenang itu, acara yang paling membuatku lupa diri kembali hadir, yaitu selfie bareng teman ditempat itu.

Bak model kelas tinggi, aku berpose sepuasnya dengan gaya narsis. Tidak tahu berapa banyak foto yang aku hasilkan saat itu, dimulai dari gaya sedih, bahagia dan narsis. Tindakan seperti itu yang selalu membuatku lupa akan tempat, untungnya jalan pantura tidak terlalu banyak kendaraan sehingga tidak terlalu memalukan.

pantai1

Keseruan yang aku ciptakan bersama temanku akhirnya berakhir, karena hari sudah hampir menjelang malam. Matahari sudah mulai menyembunyikan dirinya disebelah barat, akhirnya kami kembali menelusuri jalan dari pantai Batu Tampeh menuju rumah temanku. Dalam perjalanan canda tawa terus kami lakukan, mungkin terlihat tidak baik menurut orang, karena bercanda dijalanan. Tetapi begitulah aku, dimanapun aku berada tetap  saja rameh dan terkadang keasikan sendiri.

Sebuah perjalanan tidak akan pernah kita ingat selamanya, sebab jika kita hanya meninggalkan jejak disuatu tempat tanpa menulisnya, maka perjalanan itu akan terhapus dengan sendirinya. Tulislah jejak tersebut maka akan menjadi sebuah sejarah kehidupan yang berarti, seperti perjalanku ke pantai Batu Tampeh, Sokobanah Sampang. Mulailah melangkah untuk meninggalkan jejakmu dan tulislah sejarahmu sendiri, maka itu akan semakin bermakna.

6 thoughts on “Pantai Batu Tampeh Sampang

  1. Betul, pantai di utara Madura memiliki ketenangan yang tidak dimiliki pantai-pantai yang lain. Saya pernah ke Tamberu dan melewati berbagai bagian dari pantai utara Madura, dan ternyata: CANTIK!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *