Air Terjun Pertamaku

Caban Rondo Batu Malang Air Terjun Pertama yang Aku Kunjungi – Sejarah hidup memang tercatat secara tidak sengaja, hidup yang ku jalanani adalah sejarahku. Ini berawal dari sebuah planning yang gak pernah terlaksana sejak dulu. Akhirnya aku melakukan perjalanan ini saat kerja praktek di Surabaya.

image4286
Caban Rondo Batu Malang

Pada saat itu gak menyangka mau diajak ketempat ini, soalnya yang aku fikirkan. Bagaimana aku selesai kerja praktek dengan baik dan gak ada masalah di tempat kerja praktek. Alhasil saat aku dan rekanku diajak berwisata, kami langsung menyetujui ajakan beliau. Mumpung kesananya gratis, Cuma bayar makan sendiri.

Sesampainya di Batu Malang, kami tidak langsung ke air terjun tapi berwisata ketempat lain. Ajakan ke air terjun pas perjalanan pulang sih, berhubung masih dijalan jadi kami mampir ketempat itu. Sesampainya di parakiran air terjun caban rondo, sensasi gerimis air terjun sampai ke tempat parkir. Aku fikir itu hujan, eh ternyata air terjunnya yang mengguyur kami.

Memasuki tempat wisata, kami disuguhi dengan pemandangan alam yang hijau dan segar dipandang oleh mata. Gemercik air terdengar dengan jelas, dan ada beberapa kera yang siap menunggu kami di berbagai tempat. Baru kali ini aku melihat kera sedekat ini, sebenarnya takut. Akhirnya aku putuskan untuk berfoto bersama saudaranya kak Rosid, hehe. Maaf kak becanda, maksudku berfoto bersama kera itu.

image4253
Caban Rondo Batu Malang

Beberapa saat kemudian hujan benar-benar turun ditempat wisata, kami berteduh di musollah sekalian melaksanakan ibadah. Akhirnya kami menuju air terjun saat hujan redah, untung hujannya sebentar. Sesampainya disana, ternyata banyak sekali orang yang berwisata ditempat itu, benar-benar indah. Aku kagum dengan ciptaan Allah, yang selalu memberikan suasana dan keindahan baru untukku.

Dari kaum remaja sampai yang sudah berumur ada ditempat itu, ternyata wisata ini banyak sekali pengunjungnya. Aku bersama Rosid sibuk berfoto secara gantian, tapi lebih banyak dia dari pada aku dalam berfoto, maklum temanku yang satu ini emang agak narsis. Yang paling lucu adalah aku salah kostum, masak ke air terjun pakai rok. Tapi itu membuat semua orang memperhatikanku, secara yang lain pakai celana sementara aku cewek muslimah banget.

image4264
Caban Rondo Batu Malang

Tetapi itu membuatku sadar, walau aku memakai pakaian seperti itu, aku tetap bisa ketempat yang ingin aku kunjungi. Walau ke air terjun sekalipun, aku tetap dengan gaya muslimahku. Gak peduli sama orang lain, yang menganggap aku aneh, biarkan saja mereka mau bilang apa, yang penting aku bahagia,hehe.

Setelah kami puas dengan foto-foto disana, akhirnya kami memutuskan untuk pulang ke Surabaya. Tetapi dasar aku dan Rosid. Tetep saja berfoto dalam perjalanan menuju parkiran. Aku berhenti disalah satu taman untuk sekedar mengambil foto disana. Untungnya rosid masih setia menemaniku untuk berfoto ditempat itu. Setelah beberapa lama berfoto disanan akhirnya kami segera mengejar yang lain, takut ditinggal pulang.

image4275
Caban Rondo Batu Malang

Akhirnya hari itu, berakhir dengan sempurna. Walaupun kelelahan aku tetap gembira. Maka sebuah perjalanan tidak akan pernah kita ingat selamanya, sebab jika kita hanya meninggalkan jejak disuatu tempat tanpa menulisnya, maka perjalanan itu akan terhapus dengan sendirinya. Tulislah jejak tersebut maka akan menjadi sebuah sejarah kehidupan yang berarti, seperti perjalananku di Caban Rondo Batu Malang. Mulailah melangkah untuk meninggalkan jejakmu dan tulislah sejarahmu sendiri, maka itu akan semakin bermakna.

6 thoughts on “Air Terjun Pertamaku

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *